Aspek Hukum Vandalisme Terhadap Kelompok Pelajar di Provinsi Lampung

dian her herlambang, Tahura Ma Malagano

Abstract


                                        ABSTRAK

Vandalisme dapat terjadi di suatu daerah yang dilakukan secara impulsif oleh para remaja. Dapat dikatakan bahwa kegiatan dilakukan dengan tidak memiliki tujuan khusus, namun hanya sekadar menunjukkan eksistensi dan penandaan kekuasaan suatu wilayah oleh remaja. Kenakalan remaja dirasa semakin meresahkan terlebih dengan adanya kebebasan berekspresi yang tidak dikontrol dengan baik. Hal ini merupakan masalah yang harus dihadapi bersama, dan menjadi tanggung jawab bersama baik kelompok edukasi yang meliputi keluarga, sekolah, dan kelompok penegak hukum sebagai pihak penyuluh yakni kepolisian, kejaksaan, dan peradilan. Pemerintah sebagai penentu kebijakan mulai dari tahap pembinaan, penciptaan, dan pemeliharaan keamanan, serta tertib masyarakat.

Kenakalan remaja yang terjadi sebaiknya dicarikan solusi yang terbaik sehingga dapat diselesaikan atau paling tidak mengurangi terjadinya hal serupa untuk menekan kerugian. Usaha yang dapat dilakukan yakni menyelesaikan masalah dengan bertahap, perlakuan profesional mutlak perlu karena diperlukan usaha yang sistematis, dan kontinuitas yang baik guna mengantisipasi kondisi yang mungkin muncul kedepannya, dan sadar akan hukum yang berlaku, dan berperilaku sesuai dengan hukum adalah upaya dasar bagi masing-masing individu.

 

Kata Kunci: Vandalisme, Kenakalan Remaja, Kesadaran Hukum

 




DOI: https://doi.org/10.57084/andasih.v2i2.696

Refbacks

  • There are currently no refbacks.