Pengaruh Lama Fermentasi Kombucha Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Jamur Candida Albicans
Sari
Candida albicans merupakan jamur oportunistik penyebab kandidiasis, yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia. Resistensi terhadap antijamur sintetis mendorong pencarian alternatif berbasis bahan alam, salah satunya adalah kombucha teh bunga telang (Clitoria ternatea). Tujuan penelitina ini untuk mengetahui pengaruh variasi lama fermentasi kombucha teh bunga telang terhadap pertumbuhan Candida albicans. Penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi lama fermentasi (7, 14, 21 hari), kontrol positif (ketokonazol), dan kontrol negatif (aquadest steril). Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran menggunakan media SDA. Kombucha bunga telang menunjukkan daya hambat yang meningkat seiring waktu fermentasi. Rata-rata diameter zona hambat pada fermentasi 7 hari adalah 12,2 mm (kategori kuat), 14 hari sebesar 17,0 mm (kategori kuat), dan 21 hari sebesar 20,9 mm (kategori sangat kuat). Hasil uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap daya hambat kombucha bunga telang terhadap Candida albicans. Fermentasi 21 hari menghasilkan aktivitas antijamur tertinggi.
Teks Lengkap:
PDF (English)DOI: https://doi.org/10.57084/jikpi.v7i1.2298
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.